BANJARBARU – Berbagai strategi dilakukan Nasional Paralympic Commitee (NPC) Kalimantan Selatan, untuk mendongkrak prestasi atlet disabilitas dilevel nasional maupun internasional.
Salah satunya melakukan seleksi pelatih yang diikuti lebih 50 orang, untuk memegang 14 cabang olahraga binaan NPC Kalsel.
Penjaringan juru poles itu dilakukan pengurus induk organisasi olahraga khusus difabel, di kantor Sekretariat Jalan Trikora Banjarbaru, Sabtu (4/6) tadi.
Menurut Wakil Ketua II NPC Kalsel bidang pembinaan dan prestasi, Supian. Seleksi tahap pertama, berupa menjawab sejumlah soal yang telah dibuat tim penjaringan.
“Tidak hanya pelatih lama yang kita undang ikut seleksi, tetapi juga beberapa wajah baru yang kita anggap berkualitas dalam melatih,” ucapnya.
Gebrakan baru dalam hal perekrutan pelatih itu, disampaikan Supian, agar dapat lebih mendongkrak prestasi atlet khususnya wajah baru.
“Kami mengutamakan pelatih yang kenal dengan karakter diri atlet. Mereka berbeda dengan non disabilitas. Itu penting karena dampaknya prestasi,” imbuhnya.
“Meski sudah lama menangani atlet, belum tentu terpilih lagi, kita lihat prestasi dan cara melatihnya,” lanjut Supian.
Masih kata Supian, program ini sebagai upaya pihaknya dalam meningkatkan prestasi olahraga disabilitas dibawah naungan NPC Kalsel.
“Persaingan di Peparnas nanti akan lebih berat. Jika kita tetap bertahan di peringkat empat atau ingin naik lagi tentunya harus lebih giat dengan strategi lebih baru,” ujarnya.
Pelatih yang lolos seleksi tahap pertama itu, kembali diuji melalui tes wawancara pemaparan program latihan sesuai keahlian cabang olahraga masing-masing.
“Satu cabor satu pelatih yang kita cari, jadi langsung kita gabungkan dengan atlet baru hasil seleksi kemarin,” tutupnya.
(ADI/ABD)

































NAMA : SUPIAN NOOR
