BANJARMASIN – Kepulangan atlet National Paralympic Committee (NPC) Kalimantan Selatan dari ajang ASEAN Para Games Thailand 2026 masih meninggalkan jejak kebanggaan bagi Banua.
Momen penyambutan di Bandara Internasional Syamsuddin Noor, Banjarbaru, kamis (29/1/2026) kemarin mendapat apresiasi atas perjuangan dan prestasi para atlet disabilitas Kalsel terus mengalir hingga hari ini, seiring capaian gemilang yang mereka persembahkan untuk Indonesia dan daerah.
Saat penjemputan, sambutan hangat diberikan sejak kedatangan. Pengalungan bunga, spanduk ucapan selamat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pengurus NPC Kalsel, serta perwakilan kabupaten/kota menjadi bentuk penghormatan atas perjuangan para atlet disabilitas yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa di level internasional.
Meski kelelahan tampak jelas setelah perjalanan panjang dari Thailand, senyum dan rasa bangga tak bisa disembunyikan dari wajah para atlet. Sambutan penuh kehangatan itu menjadi penanda bahwa perjuangan mereka mendapat apresiasi yang layak.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas capaian para atlet NPC Kalsel di ASEAN Para Games yang berlangsung pada 20–26 Januari 2026.
“Dari hampir 300 atlet Indonesia yang berlaga di ajang ini, ada 16 atlet berasal dari Kalimantan Selatan. Yang membanggakan, 15 di antaranya mampu menyumbangkan medali untuk Indonesia,” ujar Pebriadin, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, kontribusi atlet NPC Kalsel mencapai total 24 medali, terdiri dari 4 emas, 13 perak, dan 7 perunggu. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti bahwa sistem pembinaan olahraga disabilitas di Kalimantan Selatan berjalan di jalur yang tepat.
“Hasil ini menunjukkan pembinaan atlet kita sudah on the track. Tinggal bagaimana ke depan bisa terus dijaga dan ditingkatkan,” tambahnya.
Pebriadin juga memberikan pesan motivasi kepada atlet yang belum berhasil meraih medali agar tetap semangat dan tidak berkecil hati.
“Kesempatan untuk berprestasi masih sangat terbuka. Yang belum meraih medali tetap harus fokus berlatih dan menyiapkan diri untuk ajang-ajang berikutnya,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan memberikan apresiasi kepada para atlet berprestasi tersebut.
“Apresiasi pasti diberikan. Saat ini sudah kami usulkan dan tinggal menunggu persetujuan serta arahan dari Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Semua sedang dalam proses,” jelasnya.
Adapun atlet NPC Kalimantan Selatan yang tergabung dalam kontingen Indonesia di ASEAN Para Games Thailand 2026 berasal dari berbagai cabang olahraga, yakni Warmia, Seriwati, Ahmad Fauzi, Yahya, Nor Nazwa, dan Ansyari (atletik), Fajar Alamsyah (catur), Jannah (menembak), Riyanti Ananda (panahan), Nor Aimah, Mulyadi, dan Riyanti (renang), M. Yahya Hernanda, Ahmad Yusup, Mahdianur (sepak bola CP), serta Muhammad Hasan Asqari (voli duduk).

































NAMA : SUPIAN NOOR
